Bahaya Kabut Asap bagi Pernapasan
Bahaya Kabut Asap bagi Pernapasan
Admin Puskesmas Cambai 15 Okt 2026 11 0 Komentar

Keterangan Gambar : Bahaya Kabut Asap bagi Pernapasan



Baca Lainnya :
- Kegiatan skrining kesehatan di Pos UKK Bakoel Kita Muara Sungai.
Kegiatan pembinaan persiapan lomba iva
Kegiatan Larvasida di SMPN 6
Kegiatan MONEV PMT Lokal serta Verifikasi & Validasi Balita bermasalah gizi tahun 2026
Kegiatan pelayanan Papsmear, Iva test dan Prolanis
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat memperlemah sistem kekebalan saluran pernapasan, sehingga memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pneumonia
Bahaya Kabut Asap bagi Pernapasan
- Partikel Polutan (PM2.5): Debu halus dalam kabut asap merusak mukosa dan jaringan paru-paru, memudahkan masuknya virus serta bakteri penyebab infeksi.
- Risiko Pneumonia: Penurunan imun saluran napas meningkatkan kerentanan terhadap infeksi serius seperti pneumonia, yang menjadi salah satu ancaman utama kesehatan.
- Kelompok Rentan: Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis (asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis / PPOK) paling mudah terdampak.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
- Batuk dan pilek berkepanjangan
- Sakit atau gatal pada tenggorokan
- Sesak napas atau rasa tidak nyaman di dada
Cara Melindungi Diri
- Kurangi Aktivitas Luar Ruangan: Tetap berada di dalam rumah atau gedung tertutup saat kabut asap pekat.
- Gunakan Masker: Pakai masker (seperti standar N95 atau KF94/surgical mask yang rapat) jika terpaksa keluar rumah.
- Jaga Asupan dan Imun: Perbanyak minum air hangat, konsumsi vitamin atau suplemen, serta cukupi waktu tidur.
- Segera ke Fasilitas Kesehatan: Periksakan diri ke dokter atau puskesmas terdekat jika mengalami sesak napas, batuk memburuk, atau nyeri dada.


.jpeg)





